Andi Akmal DPR Pantau Realisasi Pelaksanaan Kegiatn UPPO di Bulukumba

jpnn. com , BULUKUMBA – Anggota Komisi IV DPR RI   dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II Andi Akmal Pasluddin memantau realisasi pelaksanaan Device Pengolah Pupuk Organik) UPPO di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

Akmal sapaan Andi Akmal ingin memastikan pembangunan bangunan, infrastrutur bahan baku dan tata tips pengelolaan kompos hingga pengadaan sapi-sapinya.

Akmal dalam pengawasan realisasi Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO), memastikan semua sarana Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) memenuhi kelengkapan yakni rumah kompos, alat pengolah pupuk organik, ternak, kandang komunal, bak fermentasi dan kendaraan roda 3.

Baca Juga:

“Kegiatan UPPO ini ada di antaranya  menfasilitasi fasilitas terpadu pengolahan bahan organik (jerami, sisa tanaman, limbah ternak, sampah organik) menjadi kompos (pupuk organik). Kita ingin menyuburkan tanah atau memperbaiki kondisi tanah agar agar sangat layak untuk bercocok tanam, denngan upaya mengurangi penggunaan pupuk kimia. UPPO ini salah satu solusi pemberdayaan yang terintegrasi, ” tutur Legislator Sulasesi Selatan dalam keterangan persnya, Kamis (15/10/2020).

Politikus PKS ini berharap para petani Bulukumba meraih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pupuk untuk lahannya. Karena Pupuk terkait diproduksi petani sendiri, diharapkan dapat menekan biaya yang besar akan pupuk yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan petani.

Akmal juga memberi pesan kepada para petani untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah kotoran hewan yang dimiliki kelompok peternak sebagai petunjuk baku kompos (pupuk organik) dengan maksimal.

Baca Juga:

Dia meminta pada masyarakat petani agar bekerjasama untuk membuka kesempatan usaha dan lapangan aksi melalui UPPO ini kepada pera pemuda penggerak desa. Karena selain meningkatkan kesuburan tanah, UPPO ini diharapkan akan mampu meningkatkan populasi ternak sekaligus  Melestarikan sumberdaya lahan pertanian dan lingkungan.

“Saya masih akan berupaya UPPO ini terus dikembangkan dengan pemerintah di setiap kecamatan. Bila semua kecamatan sentra pertanian ini ada UPPO, setidaknya akan memberi peningkatan kontribusi petani untuk mewujudkan swasembada pangan nasional”, tutup Andi Akmal Pasluddin. (fri/jpnn)