Begini Tradisi Warga saat Gunung Merapi Bergejolak, Khusus Laki-Laki

jpnn. com , BOYOLALI kacau Masyarakat yang berdomisili di kira-kira lereng  Gunung Merapi telah merancang diri mengungsi jika sewaktu-waktu gunung yang memiliki ketinggian 2. 930 mdpl itu meletus.

Sebanyak warga yang berada di tempat rawan bencana (KRB) III masih melakukan aktivitas seperti biasa usai kenaikan status Merapi dari perdata menjadi siaga.

Namun, mereka sudah mengemasi semua barang-barang, siap dibawa ketika mengungsi.

Baca Selalu:

Radar Solo melaporkan, masyarakat dalam Dusun Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo Boyolali masih ada yang beraktivitas normal.

Ada yang masih menjalankan kegiatan bertani. Bahkan, ada yang sedang melanjutkan proses pembangunan dan memperbaiki rumah.

Meski terlihat tenang dan sepintas tak ada rasa kekhawatiran, tetapi mereka tetap waspada.

Baca Juga:

“Surat-surat dan kekayaan benda lain sudah saya masukkan ke dalam tas, ” kata Untung Sulistyo, 45, warga setempat.

Saat ditemui, warga Dusun Stabelan itu tengah mengambil air dari bak penghimpunan air di dusun setempat.