Berkuasa, Taryan Dedikasikan Hidupnya Buat Mengurus ODGJ

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

jpnn. com , TASIKMALAYA – Tepat pukul 10 pagi, Taryan, 52 tahun, menginjakkan kakiknya di Pool Bus Budiman, Tasikmalaya.

Sesudah menempuh perjalanan 100 Km lebih dari kota Bandung asalnya, Taryan masih harus melanjutkan perjalanan menuju Kampung Cibanteng, Kecamatan Parungponteng untuk merespons kasus adanya pemasungan di daerah tersebut.

Sejak tarikh 2014, Taryan disibukkan secara kegiatan sebagai Ketua Yayasan Belajar Bersama yang bekerja di bidang sosial pada penangangan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) baik yang menjalani pemasungan maupun yang ditelantarkan.

Membaca Juga:

“Saya menyelenggarakan pasien ODGJ dari yang tidak memiliki jaminan kesehatan tubuh, lobi dengan pihak panti sakit maupun edukasi dengan pihak desa dan tim, ” ujar Taryan saat ditemui di Desa Cibanteng.

Penanganan ODGJ, menurut Taryan, menggunakan tindakan yang sangat khusyuk dan tidak boleh dipandang sebelah mata. Mulai dari visitasi dan pembinaan tim pasien, lingkungan sekitar maupun pasca-keluar dari rumah kecil jiwa ataupun Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Moral (BRSPDM) milik Kementerian Sosial RI (Kemensos).

Pelayanan Taryan dalam bidang sosial penanganan ODGJ bermula saat dirinya & istri menonton berita pada televisi terkait adanya puluhan warga di sebuh kampung yang mengalami gangguan nyawa.

Membaca Juga:

Saat tersebut hatinya tergerak dan tepat melakukan visitasi ke desa tersebut. Saat itulah penyajian sosial Taryan dimulai.

Respons Cepat