Besar Kali Bertemu Bu Menhan Prancis, Pak Prabowo Punya Misi Barang apa?

jpnn. com , PARIS – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly di Paris, Rabu (21/10)

Dalam pertemuan itu, kedua Menhan membahas perkembangan status dan dinamika kawasan Indo-Pasifik.

Prancis menaruh perhatian khusus terhadap kawasan Indo-Pasifik, menetapi selain memiliki teritori, sekitar 1, 6 juta warganya berada di Kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga:

Dalam konteks ini, kedua menteri menegaskan pentingnya untuk terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.

Kedua menhan secara khusus membahas kerangka kerja sama pertahanan ke depan. Berbagai kemajuan dengan telah dicapai dalam mempererat kerja sama pertahanan kedua negara tarikh ini, termasuk dalam upaya memajukan industri pertahanan Indonesia, disambut molek oleh keduanya.

“Saya mencatat kemajuan yang pas pesat dari kemitraan strategis Indonesia-Prancis di bidang pertahanan dalam setahun ini. Indonesia ingin terus memajukan kerja sama dengan Prancis di berbagai sektor pertahanan termasuk dalam memperkuat alutsista TNI dan memajukan kapasitas industri pertahanan Indonesia jadi bagian dari global production chain produk alutsista, ” ujar Menhan Prabowo seperti dilansir ANTARA, Jumat (23/10).

Mengaji Juga:

Pada Januari lalu, kedua menhan sepakat untuk membuat Perjanjian Kerja Sama Bidang Pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA). Perjanjian tersebut, hendak memayungi kerja sama pertahanan secara komprehensif seperti kerja sama bidang pendidikan dan latihan militer, kesejahteraan maritim, pemberantasan terorisme, pengembangan industri pertahanan hingga penguatan kapasitas di penanganan bencana seperti pandemi COVID-19 yang saat ini melanda ke-2 negara.

Di dalam kaitan ini, kedua Menhan meminta agar tim perunding dapat cepat menyelesaikan DCA, untuk dapat ditandatangani oleh kedua menteri pada akhirusanah ini, sebagai bagian dari keterangan HUT 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara.