Harga Cukai Sosialisasikan Pemanfaatan DBHCHT ke Pemerintah Daerah

jpnn. com , JAKARTA – Banjaran Bea Cukai menyosialisasikan cara pengelolaan dana bagi hasil cukai buatan tembakau (DBHCHT) kepada pemerintah daerah, agar pemanfaatannya bisa lebih ideal.

Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) melaksanakan sosialisasi penilaian capaian kinerja Pemda Daerah Sumatera Selatan pada rangkaian kesibukan sosialisasi ketentuan di bidang bea dan pemberantasan barang kena bea (BKC) ilegal, pada Jumat (23/10) lalu.

Besar Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Bea Cukai Sumbagtim Sad Wibowo Erijanto dalam paparannya mengungkap, setiap daerah mendapatkan DBHCHT yang merupakan dana yang dialokasikan pada APBN untuk daerah dari penerimaan negara.

Baca Juga:

“Dana ini dimanfaatkan buat kebutuhan daerah dalam rangka desentralisasi yang digunakan untuk kepentingan kesehatan, pengembangan pertanian, infrastruktur, industri beserta sosialisasi ketentuan di bidang tol, ” kata Wibowo.

Dia mengatakan bahwa sosialisasi ini dilakukan dalam rangka memajukan penerimaan dan pemanfaatan DBHCHT, di wilayah pengawasan Bea Cukai Sumbagtim.

Pemprov Sumsel yang diwakili oleh Kepala Dunia Pengelohan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Rudi Arvian menyambut baik cara peningkatan penerimaan DBHCHT, melalui perubahan pengelolaaan kualitas hasil tembakau serta pemberdayaan petani tembakau di Sumsel.

Baca Juga:

Pihaknya juga akan menindaklanjuti cara penilaian oleh pihak Bea Bea melalui kegiatan sosialisasi dan pemberantasan barang kena cukai (BKC) ilegal kepada masyarakat.

Selain Bea Cukai Sumbagtim, kegiatan serupa juga diselenggarakan Kanwil Dana Cukai Bali Nusra, dihadiri oleh perwakilan Pemprov di seluruh Bali, NTB dan NTT. Forum itu menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kepala Seksi Bagian Dana Bagi Hasil Pajak Tohjaya.