Oh, Begini Nasib Buruh Perempuan di Bandung yang Menggigit Satpam

jpnn. com , BANDUNG – Seorang  buruh perempuan kongsi tekstil, CV SS Kota Bandung bernama Aan Aminah menjadi tersangka atas tuduhan penganiayaan terhadap seorang satpam perusahaan.

Hal tersebut pun mendapat protes rekan-rekan Aan, yang menganggap ada upaya kriminalisasi dan bagian dari pemberangusan serikat buruh.

Aan yang juga pengurus Serikat Pekerja Mandiri Federasi Serikat Buruh Bersemangat (SBM F SEBUMI) dituduh melakukan penganiayaan dengan menggigit tangan seorang satpam pada 22 Juni berarakan.

Baca Serupa:

Saat itu, Aan dan puluhan buruh lainnya, hendak masuk ke dalam pabrik untuk melakukan perundingan (bipartit) bersama perusahaan terkait beberapa persoalan upah, PHK, dan THR.

Konon, era di gerbang pabrik dan hendak masuk, para buruh mendapat adangan sekuriti.

Zaman itulah Aan tergencet. Ia menggigit untuk membela diri untuk bisa lepas karena merasa terancam.

Baca Juga:

“Tindakan Aan Aminah bukan tanpa pokok, ia melakukan tindakan itu karena terpaksa agar dapat keluar sebab himpitan, jepitan, desakan dan gelora sejumlah satpam yang seluruhnya merupakan lelaki, ke gerbang besi kongsi yang cukup besar, tanggal 22 Juni 2020 sekira jam 16. 00 WIB, ” kata seorang pengurus Sebumi, Aat, dalam fakta tertulis, Rabu (21/10), yang dilansir RadarBandung. id.

“Aan Aminah kini statusnya menjadi tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana penganiayaan setelah beberapa kali menjalani proses pemeriksaan sebagai bukti, atas laporan seorang satpam (lelaki) perusahaan kepada pihak kepolisian daerah (Polsek) Antapani, ” bunyi petunjuk tersebut.