Rahayu Saraswati Sudah Menduga Bakal Diserang pakai Kasus Edhy Prabowo

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

jpnn. com , JAKARTA – Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut satu Rahayu Saraswati geram karena dirinya dikaitkan dengan kasus dugaan manipulasi penetapan izin ekspor benih lobster yang melibatkan Menteri Kelautan & Perikanan Edhy Prabowo.

Rahayu merasa difitnah karena dikaitkan secara kasus tersebut.

Politikus Partai Gerindra itu mengaku sudah menduga sebelumnya bahwa dirinya akan diserang dan dikaitkan dengan kasus dugaan suap yang mengeret Edhy Prabowo.

Baca Juga:

“Sejak hasil survei oleh Indikator keluar, di mana Muhamad-Saraswati unggul, saya tahu ada kemungkinan besar kami akan dilanda dengan segala upaya untuk menyandarkan kredibilitas dan elektabilitas kami, ” kata Rahayu dalam laman Facebooknya, Sabtu (28/11).

“Tak lama kemudian berita soal Menteri KKP keluar. Saya cakap bahwa kemungkinan besar hal tersebut akan dipermainkan untuk menyerang hamba dalam kontestasi politik. Strategi seolah-olah ini bukanlah hal baru. Dan sayangnya, dugaan saya benar, ” sambung dia.

Rahayu menepis dugaan adanya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dilakukan PT Bima Sakti Mutiara, perusahaan keluarganya yang memperoleh permisi budi daya lobster.

Baca Juga:

Dia kendati menegaskan perusahaannya sudah mengikuti semua prosedur yang berlaku sama laksana perusahaan lainnya yang mendapatkan izin.

“Kasus yang menimpa Menteri KKP adalah perkara suap yang dilakukan oleh satu PT kepadanya dan beberapa karakter secara pribadi. Apa hubungannya secara perusahaan kami?, ” ujar Rahayu.