Tampilkan Adegan Tak Pantas, Silet Disemprit KPI

jpnn. com , JAKARTA – Program infotainment ‘Silet’ kembali mendapat sanksi dibanding Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Kali ini, KPI memutuskan menjatuhkan sanksi teguran tertulis ke-2 untuk program infotainment yang membawa di iNews TV itu.

Dilansir laman resmi KPI, Silet dinilai sudah menyalahi aturan dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012 dengan mempertontonkan koleksi barang mewah milik Helena Lim.

Membaca Juga:

Barang mewah tersebut laksana jam tangan, kalung, tas, baju, sepatu, dan mobil lengkap dengan harganya.

Pemangku Ketua KPI Pusat Mulyo Hadi Purnomo mengatakan, adegan pamer bahan mewah dengan menyebutkan harga benar bertentangan dengan nilai-nilai kesederhanaan hidup bermasyarakat.

Ditambah lagi adegan itu dirasa tidak memiliki value dan pembelajaran dengan baik terutama bagi anak serta remaja.

Menyuarakan Juga:

“Program berklasifikasi R dilarang menampilkan materi yang mengganggu kelanjutan kesehatan fisik dan psikis muda seperti gaya hidup konsumtif, hedonistis. Kami sangat menyesalkan munculnya konten yang mengajarkan pola hidup serupa itu dalam program siaran, ” sirih Mulyo dilansir laman KPI, Rabu (5/8).

“Ini tidak memberi contoh yang bagus terlebih dalam kondisi seperti saat ini di saat banyak orang medium mengalami kesulitan ekonomi akibat pademi, ” sambungnya.